Putera & Puteri-Puteri Mama

"Diam Bukan Tanda Setuju. Marah Bukan Tanda Benci. Senyum Bukan Tanda Gembira. Tertawa Bukan Tanda Sedang Bahagia. Muram Bukan Tanda Berduka. Menangis Bukan Tanda Merana. Kadangkala Perasaan Sukar Untuk Diungkapkan. Apakah Yang Diimpikan Bisa Menjadi Kenyataan. Aku Cuma Ingin Bahagia Dalam Kehidupan Dunia & Akhirat Bersama Insan Tersayang. Ya Allah, Tabahkanlah Hatiku, Kuatkanlah Imanku, Tunjukkanlah HidayahMu, Sinarilah Jalan Yang Bakal Ku Lalui Dengan Nur & RahmatMu, Bimbingilah Aku Ke Jalan Yang Di Redhai OlehMu"

Tq So Much Dear...

Tinggalkan Jejak Anda Disini. Insya'Allah Ninie Datang Ziarah Nanti Ye...

Segala yang terkandung di dalam blog ini adalah untuk peringatan dan rujukan Ninie untuk masa sekarang dan juga hadapan. Almaklumlah... ada masanya kita terlupa dan ini adalah medium untuk mengigatkan diri ini kembali. Info kebanyakkannya adalah dari 'search engine' dan di satukan sekali dalam entry jika ianya berkaitan. Mohon maklumkan pada Ninie jika ada diantaranya adalah ‘tulen’ milik anda untuk diberi 'kredit'.... Alhamdulillah jika ada info² disini dapat memberikan manafaat buat anda yang berkunjung di sini.

4/15/11

Indahkah Malam Pertama Kita?

Tak ada sedikitpun rasa malu...

Seluruh badan digosok dan dibersihkan

Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan

Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...

Itulah sosok Kita....

Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. ,

Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih

Kain itu ...jarang orang memakainya..

Kerana sangat terkenal bernama Kafan

Wangian ditaburkan kebaju Kita...

Bahagian kepala..,badan. ..dan kaki diikatkan

Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita

Keranda pelaminan... langsung disiapkan

Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga

Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul

Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga

Serta rasa haru para handai taulan

Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir

Akad nikahnya bacaan talkin....

Berwalikan liang lahat..

Saksi-saksinya nisan-nisan. . yang telah tiba duluan

Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..

Menunggu dan ditinggal sendirian,

Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama yang indah atau meresahkan..

Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah

Di kamar bertilamkan tanah..

Dan ketika 7 langkah telah pergi....

Sang Malaikat lalu bertanya.

Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...

Ataukah Kita kan mem peroleh Siksa Kubur.....

Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....

Tiap hari inilah yang kita lalui.... Susah vs. Senang. Dunia semua yang mengasyikkan...
menyita perhatian kita. Sedangkan dunia nyata yang menjemukan
kita alpa untuk mengisi dengan hal hal yang dapat menyinari jiwa yang nantinya akan kita bawa kepada NYA.

Mengapa susah menerima kebenaran? Apakah kerana kosongnya jiwa yang tak dapat terisi oleh kebenaran dan cahaya alam nyata?

Mengapa mudah sekali membuang email agama tetapi bangga mem "forward" kan email yang tak senonoh? Astaghfirullah. ..

Marilah membuat keseimbangan dalam kehidupan kita, sebelum kita menuju ke

''Malam Pertama Kita''


0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...