Putera & Puteri-Puteri Mama

"Diam Bukan Tanda Setuju. Marah Bukan Tanda Benci. Senyum Bukan Tanda Gembira. Tertawa Bukan Tanda Sedang Bahagia. Muram Bukan Tanda Berduka. Menangis Bukan Tanda Merana. Kadangkala Perasaan Sukar Untuk Diungkapkan. Apakah Yang Diimpikan Bisa Menjadi Kenyataan. Aku Cuma Ingin Bahagia Dalam Kehidupan Dunia & Akhirat Bersama Insan Tersayang. Ya Allah, Tabahkanlah Hatiku, Kuatkanlah Imanku, Tunjukkanlah HidayahMu, Sinarilah Jalan Yang Bakal Ku Lalui Dengan Nur & RahmatMu, Bimbingilah Aku Ke Jalan Yang Di Redhai OlehMu"

Tq So Much Dear...

Tinggalkan Jejak Anda Disini. Insya'Allah Ninie Datang Ziarah Nanti Ye...

Segala yang terkandung di dalam blog ini adalah untuk peringatan dan rujukan Ninie untuk masa sekarang dan juga hadapan. Almaklumlah... ada masanya kita terlupa dan ini adalah medium untuk mengigatkan diri ini kembali. Info kebanyakkannya adalah dari 'search engine' dan di satukan sekali dalam entry jika ianya berkaitan. Mohon maklumkan pada Ninie jika ada diantaranya adalah ‘tulen’ milik anda untuk diberi 'kredit'.... Alhamdulillah jika ada info² disini dapat memberikan manafaat buat anda yang berkunjung di sini.

4/18/11

Far East - Menanti Di Barzakh -

Ku merintih aku menangis
ku meratap aku mengharap
ku meminta dihidupkan semula
agar dapat kembali ke dunia nyata

perjalanan roh ku melengkapi sebuah kembara
singgah di rahim bonda sebelum menjejak ke dunia
menanti di barzakh sebelum berangkat ke masyar
diperhitung amalan penentu syurga atau sebaliknya

tanah yang basah berwarna merah
semerah mawar dan juga rindu
7langkah pun baru berlalu
seusai talkin bernama syahdu
tenang dan damai di pusaraku
nisan batu menjadi tugu
namun tak siapa pun tahu resah penantianku

terbangkitnya aku dari sebuah kematian
seakan ku dengari tangis mereka yangku tinggalkan
kehidupan di sini bukan satu khayalan(2x)
tetapi ia sebenar kejadian(2x)

kembali oh kembali kembalilah ke dalam diri
sendirian sendiri sendiri bertemankan sepi
hanya kain putih yang membaluti tubuhku
terbujur dan kaku jasad di dalam keranda kayu

ajal yang datang dimuka pintu
tiada siapa yang memberitahu
tiada siapa pun dapat hindari
tiada siapa yang terkecuali
lemah jemari nafas terhenti
tidak tergambar sakitnya mati
cukup sekali tak sanggup untukku mengulangi

jantung berdegup kencang menantikan malaikat datang
menggigil ketakutan gelap pekat di pandangan
selama ini diceritakan kini aku merasakan(2x)
dialam barzakh jasad dikebumikan(2x)

ku merintih aku menangis
ku meratap aku mengharap
ku meminta dihidupkan semula
agar dapat kembali ke dunia nyata

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...